Kasus Suap Rektor Unila, Dekan dan Pejabat Kampus Diperiksa KPK 

Antara
KPK menggeledah Gedung Rektorat Universitas Lampung (Unila). (Foto: Ruslan AS/MNC Portal)

BANDARLAMPUNG, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah orang terkait kasus suap Rektor Universitas Lampung (Unila). Mereka yang diperiksa mulai dari dekan fakultas hingga pejabat kampus.

Pemeriksaan dilakukan di Polresta Bandarlampung, Kamis (29/9/2022) mulai pukul 09.45 WIB. Hingga kini, pemeriksaan masih terus berlangsung.

Mereka yang dipanggil berjumlah sembilan orang, yakni Pembantu Dekan II Fakultas Hukum Unila Yulia Netap, Pembantu Dekan I Fakultas Hukum Rudi Natamiharja, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Nairobi.

Berikutnya Pembantu Rektor III Unila, Yulianto, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Ida Nurhaida, Pembantu Rektor II Unila, Asep Sukohar.

Ada juga pegawai honorer Fajar Pramukti Putra, Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Wayan Rumite dan Ketua Satuan Pengendalian Internal (SPI) Unila, Budiono.
 
Salah satu yang menjalani pemeriksaan, Nairobi mengatakan pertanyaan yang dilontarkan KPK terkait penerimaan calon mahasiswa baru (PMB).

"Masih soal PMB. Yang lain-lain belum ditanya karena masih berlangsung," katanya usai pemeriksaan.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan empat tersangka. Selain Rektor Karomani, tersangka lain adalah Wakil Rektor Heryandi, Ketua Senat Unila Muhammad Basri, dan pemberi suap Andi Desfiandi.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
8 jam lalu

Bupati Penajam Paser Utara Dipanggil KPK terkait Kasus Rita Widyasari

7 hari lalu

KPK Bawa 3 Koper Dokumen Penting dari Penggeledahan Kantor Bupati Sukoharjo

11 hari lalu

Bupati Etik Suryani Kena OTT KPK, Pemprov Jateng Pastikan Pemerintahan Sukoharjo Berjalan

11 hari lalu

Gubernur Jateng Respons OTT KPK Bupati Sukoharjo Etik Suryani: Ikan Busuk dari Kepala

11 hari lalu

Terungkap! Bupati Sukoharjo Etik Suryani Sempat Diperiksa di Polresta Surakarta usai OTT KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal