Keributan baru mereda ketika beberapa orang melerai. Namun, perlakuan tidak menyenangkan terus berlanjut hingga di depan pagar rumah dinas.
“Saat di depan pagar rumah dinas, orang yang mengancam saya tadi meludah ke arah wajah saya, tapi saya berhasil menghindar,” ucapnya.
Merasa keselamatannya terancam dan menjadi korban pengeroyokan saat menjalankan tugas jurnalistik, Fery kemudian melaporkan kejadian ini ke Polres Lampung Tengah. Dia berharap proses hukum bisa mengungkap identitas dan motif para pelaku.