"Ini masih didalami, kalau di LP ada 4 orang terlapor," katanya.
Informasi yang diperoleh iNews, peristiwa dugaan perundungan ini terjadi pada Senin (9/9/2024) malam. Saat itu, korban BAW yang sedang di kantin sekolah dibawa ke toilet dan dikeroyok empat orang seniornya.
Atas kejadian tersebut, keluarga BAW melaporkan dugaan perundungan tersebut ke Mapolres Lampung Selatan.
Kepala Sekolah SMA Kebangsaan Wempy Prastomo Bhakti tak menampik adanya kejadian dugaan perundungan tersebut. Namun dia meluruskan peristiwa ini terjadi di kantin dengan melibatkan empat siswa senior.
"Peristiwa yang terjadi sebenarnya kesalahpahaman, niat awalnya menegur," ujar Kepsek saat dikonfirmasi Sabtu (14/9/2024).
Wempy mengaku belum mengetahui adanya laporan tersebut. Sebab sampai saat ini belum ada keterangan maupun pemanggilan.