"Dia diamankan hari Sabtu (6/7/2019). Lalu besoknya (Minggu), tersangka didapati dalam kondisi lemas. Lalu dibawa petugas ke rumah sakit hingga akhirnya meninggal dunia," ujar dia.
Meninggalnya tersangka menjadi sorotan publik, karena diduga polisi melumpuhkannya dari jarak dekat. Aksi penembakan petugas kemudian beredar di sebuah pesan WhatsApp.
Menyikapi itu, Pandra mengatakan, informasi tentang penembakan tersebut masih dalam proses penyelidikan Propam Polda Lampung. Tim sedang menuju ke Lampung Timur untuk menyelidikinya.
"Propam masih menyelidiki atas penembakan itu," kata dia.