Hingga saat ini proses pemadaman KMP Mutiara Berkah 1 masih berlangsung. Kobaran api disertai asap tebal masih menyelimuti kapal nahas tersebut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Adil Triyanto mengatakan, proses pemadaman berlangsung sulit karena banyaknya kendaraan yang juga membawa bahan bakar di dalam lambung kapal yang ikut terbakar.
“Saat ini kondisi kapal Mutiara Berkah masih dilakukan proses pemadaman. Sebanyak 8 unit pemadaman dari darat dan 2 pemadam dari laut turut dikerahkan untuk memadamkan api. Untuk 159 penumpang kapal berhasil diselamatkan dengan menggunakan crane,” katanya.
Dia mengatakan, saat proses evakuasi penumpang, terdapat 4 korban yang mengalami sesak napas akibat terhirup asap kebakaran.
“Ada satu penumpang kapal yang masih kecil dan selebihnya berusia dewasa,” ucapnya.
Dia belum memastikan korban jiwa karena kondisi kapal masih dalam kondisi api menyala.
Diperoleh informasi, api yang membakar Kapal Mutiara Berkah 1 diduga berasal dari deck bawah belakang kapal. Kapal tujuan Pelabuhan Panjang, Lampung tersebut terbakar saat akan berlabuh. Namun, tiba-tiba muncul asap yang mengepul hingga membuat penumpang panik.