Fajri mengungkapkan, penembakan terjadi saat korban IN sedang berada di bengkel motor milik saksi Karman. Saat Karman sedang mengambil alat bengkel, tiba-tiba IN ditembak seorang laki-laki yang langsung kabur dari TKP.
"Saksi Karman ini juga mendengar suara ledakan sekali seperti dari ledakan senjata api," ucapnya.
Ternyata, suara yang didengar Karman memang ledakan senjata api yang mengakibatkan korban jatuh tersungkur dan mengalami luka robek di kepala. Bahkan, amunisi dari senjata yang ditembakkan itu bersarang di kepala korban.
"Saksi melihat diduga orang berinisial BM (sudah jadi tersangka) melarikan diri menggunakan motor setelah insiden tersebut," ujarnya.
Tak sempat mengejar, saksi langsung membawa korban ke RSUD Ragam Begawi Caram Mesuji. Kemudian, korban dirujuk ke RS Urip Sumoharjo Bandarlampung. Akibat peristiwa tersebut, ayah mertua korban melaporkan ini ke Polres Mesuji.