Cerita Rakyat Lampung, Legenda Ratu Melinting dan Ratu Darah Putih

nanda permata sari
Ilustrasi cerita rakyat Lampung: Legenda Ratu Melinting dan Ratu Darah Putih (Pixabay)

LAMPUNG, iNews.id – Legenda Ratu Melinting dan Ratu Darah Putih menjadi salah satu cerita rakyat dari Lampung yang cukup populer. Anda tentu berpikir bahwa ratu merupakan sebutan bagi pasangan seorang raja. Dalam kisah Ratu Melinting, ini adalah hal yang berbeda. 

Ratu merupakan sebutan bagi raja yang memiliki kekuasaan tertinggi dalam suatu daerah. Daerah yang dipimpin pun berbentuk keratuan bukan kerajaan. 

Beikut kisah Legenda Ratu Melinting dan Ratu Darah Putih yang dirangkum, Minggu (26/12/2021). 

Pada zaman dahulu di Lampung ada sebuah Keratuan Pugung yang dipimpin oleh Ratu Galuh atau bisa disebut dengan Ratu Pugung. Ia memiliki dua anak laki-laki yang bernama Seginder Alam dan Gayung Gerunggung. 

Sigender Alam mempunyai seorang anak gadis bernama Putri Sinar Kaca, sedangkan Gayung Gerunggung juga memiliki seorang anak perempuan yaitu Putri Sinar Alam. Keduanya merupakan gadis yang cantik dan lemah lembut.

Pada suatu hari, Sultan Maulana Hasanudin Banten alias Sultan Banten berkunjung ke Lampung untuk berdakwah dan menyebarkan agama Islam.

Saat sedang mandi, Sultan Banten melihat cahaya terang yang memancar dari bumi ke langit. Hal inimembuat Sultan Banten berfirasat ada seorang putri yang dapat menciptakan hal baik bila ia menikahinya. 

Sultan Banten kemudian menemui Ratu Galuh dan menanyakan perihal tersebut. Mendengar cerita Sultan Banten, Ratu Galuh mengenalkan pada cucunya yaitu Putri Sinar Alam. Melihat keelokan Putri Sinar Alam, Sultan Banten langsung jatuh cinta dan mereka pun menikah.

Tak berselang lama, Sultan Banten harus kembali ke Banten sementara waktu dan tidak mengajak Putri Sinar Alam. Saa di Banten, dia melihat kembali cahaya terang dari bumi ke langit.

Hal itu membuat dirinya berpikir bahwa cahaya itu berasal dari Pugung, yang artinya Putri yang dia nikahi bukanlah Putri yang memiliki sinar itu.

Setelah kejadian itu, Sultan Banten kembali ke Pugung dan menanyakannya ke Ratu Galuh. Mendengar hal tersebut, Ratu Galuh langsung memperkenalkan cucunya lagi yaitu Putri Sinar Kaca. Sultan Banten pun menikahi Putri Sinar Kaca.

Waktu berjalan hingga Putri Sinar Kaca dan Putri Sinar Alam mengandung anak dari Sultan Banten dalam waktu yang hampir bersamaan. Kemudian lahirlah dua orang putra bernama Kejalo Bidin, anak dari Putri Sinar Kaca, dan Kejalo Ratu anak dari Putri Sinar Alam. 

Sayangnya Sultan Banten tak hidup bersama mereka. Dia berada di Banten dan tak pernah mengunjungi anak dan istrinya. 

Kejalo Ratu dan Kejalo Bidin tumbuh bersama menjadi anak yang baik. Mereka kemana-mana selalu bersama, dan hal ini yang membuat Putri Sinar Alam dan Putri Sinar Kaca hidup damai dan merasa bahagia tanpa Sultan Banten.

Seiring berjalannya waktu, mereka semakin mengerti dan bertanya mengenai sosok seorang ayah. Mereka bertanya mengapa semua anak mempunyai ayah, namun Kejalo Ratu dan Kejalo Bidin tidak punya ayah. Hal ini membuat mereka kerap diejek oleh teman-temannya.

Mendengar hal ini, nenek mereka Ratu Galuh pun merasa kasihan. Kemudian Ratu Galuh memberitahu kepada Kejalo Ratu dan Kejalo Bidin bahwa mereka mempunyai ayah yang bernama Sultan Maulana Hasanudin Banten. Ratu Galuh juga menceritakan kepribadian Sultan Banten. 

Mendengar hal tersebut, keduanya sangat antusias dan ingin bertemu dengan ayahnya. Namun mereka dilarang karena masih terlalu kecil.

Hari demi hari berganti, Kejalo Ratu dan Kejalo Bidin beranjak dewasa dan mereka memutuskan untuk mengunjungi ayahnya di Banten. Untuk sampai di Banten, mereka harus melewati Muara Kuala yang lumayan panjang dan luas.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kunker Presiden Prabowo di Lampung Disambut Demo Mahasiswa dengan Aksi Jahit Mulut

57 tahun lalu

Buru Rusa Sambar Pakai Senapan Rakitan, 5 Warga Tanggamus Berakhir di Penjara

57 tahun lalu

Takut Diburu Polisi, Pelaku Penembakan ASN di Metro Lampung Serahkan Diri ke Polisi

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Tanggamus Lampung, Cek Magnitudonya!

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Pesisir Barat Lampung, Cek Kekuatan Magnitudonya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal