TANJUNGPINANG, iNews.id – Motif pembunuhan perempuan dalam karung yang mengambang di sungai, di bawah Jembatan Wacopek, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), akhirnya terungkap. Tersangka nekat membunuh korban lantaran panik korban hamil dan meminta pertanggungjawaban.
Hal ini terungkap setelah Polres Tanjungpinang menangkap Nasrun, tersangka pembunuhan Supartini. Dari pemeriksaan Satrekrim Polres Tanjungpinang, tersangka dan korban memiliki hubungan asmara. Sebelum pembunuhan sadis itu, tersangka dan korban sempat bertengkar.
Pertengkaran itu dipicu kondisi korban yang ternyata sedang hamil hasil hubungan asmara mereka. Korban meminta pertanggungjawaban kepada tersangka. Lantaran panik, tersangka kemudian membunuh korban di kebun milik mertua tersangka.
“Sepertinya korban juga merasa malu dengan kehamilannya karena posisi yang bersangkutan pada masa hidupnya sebelum diakhiri tersangka, berstatus janda,” papar Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi, Kamis (19/7/2018).
Dari keterangan tersangka, dia membunuh perempuan janda beranak satu itu di kebun milik mertuanya, kawasan Jalan Ganet Tanjungpinang. Nasrun membunuh kekasihnya dengan cara memukul kepalanya menggunakan sebatang kayu. Mayatnya kemudian diikat, lalu dimasukkan ke dalam karung. Dia juga memasukkan beberapa batu sebagai alat pemberat.