Kerja keras tak hanya dilakukan tim di laut. Pada Senin, 19 Februari 2018 tim surveillance udara yang dipimpin oleh AKBP Audie Latuheru melakukan terbang untuk memantau pergerakan kapal di laut. Pada saat itu ada salah satu anggota yang ikut sebagai tim teropong dan dokumentasi kapal.
Dikarenakan anggota tim yang ikut di pesawat baru pertama kali naik pesawat latih, dia munta tiga kali. Kejadian ini terekam dalam kamera AKBP Latuheru.
Detik-detik menjelang tertangkapnya kapal target, tim advance dipimpin Kasubdit 2 Dit Narkoba Polda Metro Kaya AKBP Dony Alexander menunggu kegiatan seluruhnya dari pelabuhan. Ini pun bukan perkara mudah.
Koordinasi terhambat sinyal telepon satelit. Agar sinyal tertangkap, mereka harus menjauh dari gedung-gedung maupun sinyal elektromagnetik.
Ketika beberapa kapal akhirnya tertangkap radar, Tim Satgas Gabungan Satgassus Polri, Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya menggunakan speed boat nomor lambung BC 70005 dan BC 20007 dari Bea Cukai mengarah ke lokasi.
Kapal Taiwan berhasil digerebek. Polisi mengamankan KM 61870 berbendera Taiwan itu di perairan dekat Pulau Mariam, Kecamatan Belakang Padang, Selasa (20/2/2018) pukul 03.00 WIB. Kapal diketahui membawa 86 karung sabu.
Hasil penyidikan sementara, KM 61870 berbendera Taiwan berlayar dari Pelabuhan Wu zhung, China, dengan dalih mencari kepiting. Mereka telah berlayar selama 40 hari. Empat ABK telah ditahan, yakni Than May Chan (69), Than Yiie (33), Than Chun Wiu (43), dan Shei Leui Hua (63).