Wilayahnya jadi Ibu Kota Negara, Gubernur Kaltim: Masyarakat Tak Terganggu Pendatang

Antara
Gubernur Kaltim Isran Noor (Foto: Antara)

SAMARINDA, iNews.id - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor menegaskan masyarakat Kaltim mendukung pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Bahkan, warga tak merasa terganggu dan menolak kedatangan penduduk dari luar daerah.

"Masyarakat Kaltim itu sejak diumumkannya 26 Agustus 2019 oleh Bapak Presiden sudah mendukung penuh. Tidak ada masalah apalagi penolakan," kata Isran, Sabtu (22/1/2022).

Isran menjelaskan bahwa penduduk asli Kaltim dari segi sejarah hanya sedikit, tidak sampai setengah dari jumlah seluruh penduduknya. Namun masyarakat Kaltim menerima saudara-saudara dari luar Kaltim dengan hidup berdampingan.

"Yang banyak itu pendatang, terutama dari Pulau Jawa sebanyak 35 persen. Lalu disusul Sulawesi sekitar 20 persen. Sisanya itu termasuk penduduk aslinya, Dayak, Kutai dan Banjar. Tapi mereka sudah hidup bersama," ujarnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IKN Jadi Ibu Kota Politik, Targetkan 9.500 ASN Pindah pada 2029

57 tahun lalu

Orang Tua Sofia Sahla Anggota Paskibraka asal Sumedang Kecewa Anaknya Lepas Hijab

57 tahun lalu

HUT ke-79 RI di IKN, Bandara SAMS Sepinggan Alihkan Penjemputan Penumpang ke Gedung Parkir

57 tahun lalu

Tamu Undangan HUT ke-79 RI di IKN Capai 1.380 Orang, Polda Kaltim Gelar Persiapan

57 tahun lalu

Sosok Sofia Sahla Siswi SMAN Sumedang Lolos jadi Paskibraka Nasional di IKN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal