Suku Dayak, Asal Usul, dan Kebiasaannya

Fajar Hendra Jaya
Suku Dayak merupakan suku yang mendiami Pulau Kalimantan. (Foto: ist)

Kebiasaan mereka yang lain mengantarkan tulang leluhur mereka dengan upacara adat Tiwah. Upacara adat ini dilakukan secara meriah dan diiringi oleh alunan musik khas suku Dayak, sebagai bentuk penghormatan terakhir terhadap leluhur mereka, dan sebagai bentuk mengenang beliau semasa hidupnya. 

Tulang belulang tersebut akan diletakkan di sandung, atau rumah untuk peristirahatan terakhir orang yang sudah meninggal dalam suku Dayak.

Suku Dayak juga sering menato badan mereka, yang dipercaya sebagai bentuk penerang jalan menuju keabadian setelah datangnya kematian. Tato ini memiliki kaitan yang erat dengan para leluhur mereka yang sangat dijunjung tinggi, maka dari itu sebelum menato badan, mereka wajib melakukan ritual terlebih dahulu.

Tato suku Dayak (Foto: Instagram yanarebang)

Selain itu, mereka juga memiliki kebiasaan khususnya para wanita, yakni dengan memanjangkan telinganya. Panjangnya telinga, menunjukkan tingkat sosial seseorang, karena semakin panjang telinga semakin kaya dan tinggi derajat seseorang tersebut.

Biasanya, yang melakukan kebiasaan ini adalah wanita yang berasal dari kalangan bangswan suku Dayak. Mereka memberi pemberat pada telinga mereka agar telinganya panjang ke bawah. Mereka juga mempercayai, semakin panjang telinga maka akan semakin cantik pula parasnya.

Dari penjelasa di atas dapat disimpulkan bahwa Suku Dayak merupakan suku yang mendiami Pulau Kalimantan yang tersebar di lima provinsi. Mereka memiliki kebiasaan berburu dan menghias tubuh dengan tato dan memanjangkan daun telinga.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tradisi Rebo Wekasan Berasal dari Daerah Mana? Ini Asal Usul dan Pencetusnya

57 tahun lalu

Peringatan HMKG Ke-77, BMKG Gencarkan Operasi Modifikasi Cuaca di Langit Indonesia

57 tahun lalu

Asal Usul Raden Fatah, Penguasa Kerajaan Islam Pertama di Jawa

57 tahun lalu

Asal Usul Ki Ageng Pamanahan, Sosok di Balik Lahirnya Trah Raja-Raja Jawa Mataram Islam

57 tahun lalu

Jokowi Ucap Salam Suku Dayak Adil Ka Talino Bacuramin Ka Saruga Basengat Ka Jubata, Ini Artinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal