Suku Dayak menjadi istilah untuk 200 sub kelompok lebih etnis suku yang umumnya tinggal di sungai atau pegunungan pedalaman bagian selatan dan tengah pulau Kalimantan. Menurut sejarah, suku ini pernah mendirikan suatu kerajaan yang akhirnya dikalahkan oleh kerajaan Majapahit.
Ketika situasi kerajaan tersebut terpecah belah, banyak suku Dayak yang kemudian mengenal agama, seperti Islam, sehingga mereka lepas dari adat dan budaya Dayak dan membentuk suatu koloni baru, menjadi suku Melayu dan Banjar.
Juga masih banyak suku Dayak yang mengimani kepercayaan dan adatnya, kemudian kembali menempati wilayah kekuasaannya yakni di pedalaman hutan dan aliran sungai di Kalimantan.
Suku Dayak memiliki 6 rumpun yaitu Rumpun Klemantan, Rumpun Apokayan, Rumpun Iban, Rumpun Murut, Rumpun Ot Danum- Ngaju, dan Rumpun Punan. Rumpun Dayak Punan merupakan subetnis suku Dayak yang paling lama mendiami pulau Kalimantan.
Suku Dayak ini merupakan suku yang terkenal berani ulet, tangguh, berani dan gigih. Mereka biasa sekali survive di alam terbuka di pedalaman hutan Kalimantan, tanpa mengenal teknologi dan mereka memanfaatkan alam sebagai penopang dalam kehidupan mereka, agar bisa bertahan hidup.