Para wisatawan yang datang berkunjung ke pulau ini pun merasa prihatin. Mereka meminta agar abrasi Pulau Derawan segera ditangani
“Sebenarnya sangat prihatin. Kita kenal Derawan itu pulau yang indah tapi sayang kalau sampai abrasi dan bahkan hilang. Harapannya semoga dari instansi terkait bisa mengatasi hal tersebut. Jangan sampai keindahan Derawan hilang gara-gara abrasi,” katanya, Senin (28/3/2022).
Sementara itu, Wakil Bupati Berau, Gamalis yang melihat kondisi abrasi Pulau Derawan mengaku tak bisa berbuat banyak. Hal ini dikarenakan kewenangan penanganan abrasi berada di Balai Wilayah Sungai V Kalimantan Utara (Kaltara).
“Mereka menyarankan ke Balai Wilayah Sungai V di Kaltara. Di situ lah nanti yang merealisasikan terkait rencana ini. Awalnya ini kan mau ngeblok sungai karena arus di situ deras. Itu belum sempat terealisasi karena beberapa hal,” ujarnya.