JAKARTA, iNews.id - Iran menuduh Amerika Serikat (AS) melanggar klausul gencatan senjata inti dari nota kesepahaman. Iran juga memperingatkan seluruh perjanjian dapat berada dalam risiko serius jika Amerika tidak memenuhi kewajibannya.
Setelah dibuka, Selat Hormuz kembali ditutup Iran. Pemerintah Iran menilai serangan ilegal penjajah Israel ke Lebanon mencederai kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Selain itu, Iran menyebut keberadaan pasukan Amerika Serikat di kawasan tersebut melanggar kesepakatan damai.
Penutupan kembali jalur strategis perdagangan minyak dunia ini diumumkan oleh Corps Garda Revolusi Iran (IRGC). IRGC menyatakan perjanjian damai termasuk penarikan pasukan teroris Israel dari Lebanon, pencabutan penuh blokade angkatan laut Amerika Serikat dan penarikan pasukan imperialis dari Teluk Persia.
Editor: Dani M Dahwilani