Perusahaan Rusia Mundur, Proyek Rel Kereta Api Borneo Senilai Rp53,3 Triliun Batal Dilaksanakan

Antara
Rel kereta api (Ilustrasi/Istimewa)

PENAJAM PASER UTARA, iNews.id - Proyek pembangunan jalur atau rel Kereta Api Borneo sepanjang 203 km yang melintasi Kabupaten Penajam Paser Utara, Kabupaten Kutai Barat dan Kota Balikpapan senilai Rp53,3 triliun batal dilaksanakan. Hal ini karena Rusian Railways sebagai pemilik modal mengundurkan diri.

"Surat pengunduran diri disampaikan langsung kepada pemerintah pusat pada 2020," ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Penajam Paser Utara, Alimuddin di Penajam, Jumat (4/3/2022).

Total luas lahan yang ditetapkan sebagai lokasi pembangunan jalur rel Kereta Api Borneo di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara mencapai sekitar 140 hektare.

Dari luas lahan tersebut, 70 hektare lahan yang ditetapkan sebagai lokasi pembangunan jalur rel Kereta Api Borneo di Kelurahan Gunung Steleng dan Kelurahan Buluminung telah dibebaskan.

Sementara lahan yang telah dibebaskan di Kawasan Industri Buluminung atau KIB di Kecamatan Penajam duntuk pembangunan stasiun kereta api.

Editor : Dita Angga Rusiana
Artikel Terkait
57 tahun lalu

6 Orang di Balikpapan Ditangkap Terkait Penyelewengan BBM Subsidi, Modus Modifikasi Kendaraan

57 tahun lalu

Truk Mogok Tepat di Rel Kereta Api Madiun, Sejumlah Perjalanan KA Terganggu

57 tahun lalu

Terkuak! Korupsi BLKI Balikpapan Capai Rp14 Miliar, Kepala UPTD Jadi Tersangka Ganda

57 tahun lalu

Niat Silaturahmi ke Rumah Anak, Lansia di Jember Tewas Tertabrak Kereta Api

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal