Ma'ruf Disambut Adat Dayak dan Digelari Pemimpin Bijak di Samarinda

Kastolani Marzuki
Cawapres KH Ma’ruf Amin disambut dengan adat Dayak dan diberi gelar pui pamboq bioq puyan yang berarti pemimpin bijaksana di Ponpes Nabil Husein, Samarinda, Kaltim, Jumat (22/03) pagi. (Foto: IST)

“Masyarakat harus mengirimkan anaknya ke pesantren supaya menjadi penerus ulama,” ujarnya.

Ma’ruf juga menyampaikan, tanggung jawab ulama secara personal dengan menyiapkan para santri untuk menjadi pemimpin di masa depan. Para ulama juga memiliki tanggungjawab secara luas untuk menjaga umat dan menjaga kebangsaan.

"Mudah-mudahan pertemuan ini memberikan rahmat kepada kita semua,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Adat Dayak Kaltim, Edy Gunawan Areq Lung menuturkan, gelar adat Dayak tersebut memiliki arti seorang pemimpin yang diteladani karena Kiai Ma’ruf menjadi panutan masyarakat. Gelar adat tersebut diberikan kepada Ma’ruf Amin karena Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu dinilai merupakan seorang kiai yang bijak.

“Kiai Ma’ruf Amin ini seorang kiai yang bijak, maka kami beri gelar adat Dayak tersebut," kata Edy Gunawan Areq Lung.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ditangkap Bareskrim, Begini Peran Bripka Dedy di Kampung Narkoba Samarinda

57 tahun lalu

Ungkap Jaringan Terorganisasi di Samarinda, Bripka Dedy Sniper Kampung Narkoba Ditangkap

57 tahun lalu

Wanita di Berau Kehilangan Mobil usai Beri Tumpangan Pria Tak Dikenal

57 tahun lalu

Panas! Laga Persija vs Persib Digelar di Stadion Segiri Samarinda, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Kisah Pilu Pelajar Meninggal karena Sepatu Kekecilan, Ibu Jualan Kue Ayah Telah Tiada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal