Kasus Suap Bupati Penajam Paser Utara Nonaktif, 3 Ketua DPC Partai Demokrat Diperiksa KPK

Ari Dwi Satrio
Tiga ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat diperiksa KPK terkait kasus suap Bupati Penajam Paser Utara Nonaktif, Abdul Gafur Mas'ud (AGM). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap 13 saksi terkait kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Penajam Paser Utara Nonaktif, Abdul Gafur Mas'ud (AGM). Dari 13 saksi, 3 di antaranya merupakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat.

Tiga ketua DPC tersebut yakni Ketua DPC Partai Demokrat Paser Abdullah, Ketua DPC Partai Demokrat Mahakam Ulu Kelawing Bayau, Ketua DPC Demokrat Kutai Barat Paul Vius.

Pemanggilan tiga ketua DPC Partai Demokrat itu diduga berkaitan dengan status Abdul Gafur Mas'ud yang pernah menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Balikpapan.

"Hari ini, pemeriksaan saksi kasus dugaan korupsi terkait kegiatan pekerjaan pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur  tahun 2021-2022, untuk tersangka AGM. Pemeriksaan di Mako Brimob Polda Kaltim di Balikpapan," kata Ali melalui pesan singkatnya, Kamis (31/3/2022).

Selain itu diperiksa juga Sultan Pontianak, Syarif Machmud Melvin Alkadrie. Kemudian, Staff Bagian Perekonomian Penajam Paser Utara,Hery Nurdiansyah;Kabag Perekonomian Pemkab Penajam Paser Utara, Durajat; Kasi Sarpras pada Disdikpora Penajam Paser Utara, Andi Herman dan Muhajir.

Editor : Dita Angga Rusiana
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penggeledahan Kantor Dinkes Ponorogo Berlangsung 8 Jam, Sejumlah Dokumen Disita

57 tahun lalu

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka KPK, Ini Sosok Penggantinya

57 tahun lalu

Usai OTT KPK, Sejumlah Ruangan di Pemkab Tulungagung Masih Disegel

57 tahun lalu

KPK Periksa 63 Pejabat Pemkab Pekalongan Terkait Kasus Korupsi Bupati Nonaktif Fadia Arafiq

57 tahun lalu

Penggeledahan di Indramayu, KPK Sita Dokumen Penting dari Rumah Ketua PDIP Jabar Ono Surono

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal