JAKARTA, iNews.id - Hukum bacaan tajwidSurat Al Baqarah ayat 30 patut diketahui tiap Muslim agar bisa membaca Alquran sesuai kaidahnya.
Bagi orang yang belum mampu membaca Alquran sesuai dengan kaidah-kaidah ilmu Tajwid, wajib hukumnya untuk berusaha membaguskan bacaannya sehingga mencapai standar yang telah ditetapkan.
Dalam Surat Al Baqarah ayat 30 ini, Allah menjelaskan asal muasal manusia, yaitu kejadian pada masa Nabi Adam. Manusia dijadikan khalifah di bumi dan akan terus berganti dari satu generasi ke generasi sampai hari Kiamat nanti dalam rangka melestarikan bumi ini dan melaksanakan titah Allah yang berupa amanah atau tugas-tugas keagamaan.
Penciptaan manusia adalah rencana besar Allah di dunia ini. Allah Mahatahu bahwa pada diri manusia terdapat hal-hal negatif sebagaimana yang dikhawatirkan oleh malaikat, tetapi aspek positifnya jauh lebih banyak.
Berikut bacaan Surat Al Baqarah ayat 30, Arab, latin, Arti:
وَاِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اِنِّيْ جَاعِلٌ فِى الْاَرْضِ خَلِيْفَةً ۗ قَالُوْٓا اَتَجْعَلُ فِيْهَا مَنْ يُّفْسِدُ فِيْهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاۤءَۚ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۗ قَالَ اِنِّيْٓ اَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ ٣٠