Sifat misi dan tugas operasional mereka yang rahasia, sebagian besar kegiatan tugas unit Kopassus tidak akan pernah sepenuhnya dipahami. Contoh operasi Kopassus yang pernah dilakukan dan tidak diketahui publik, yaitu penyusupan pengungsi Vietnam di Pulau Galang untuk membantu mengumpulkan informasi untuk berkoordinasi dengan Amerika Serikat (CIA), penyusupan di perbatasan Malaysia dan Australia, juga sebagai operasi recce panjang di perbatasan Papua Nugini.
Merupakan satuan gabungan antara Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Batalion Intai Amfibi (Taifib) Korps Marinir TNI AL. Detasemen Jalamangkara (Denjaka) merupakan detasemen aspek maritim TNI AL. Denjaka juga termasuk salah satu pasukan elite TNI yang mematikan.
Anggota Denjaka harus menyelesaikan pendidikan yang disebut PTAL (Aspek Teror Samudra Penanggulangan). Pendidikan personel Denjaka berlangsung selama enam bulan.
Personel Denjaka dididik di Korps Marinir Cilandak, Jakarta Selatan. Dari ratusan prajurit yang mengikuti pelatihan, hanya 50 yang terpilih menjadi anggota Denjaka.
Jumlah personel yang lulus mengikuti pendidikan Denjaka juga tidak banyak karena para anggota Denjaka harus memiliki IQ yang tinggi dan harus kuat untuk menjalani latihan berat dan berbahaya.