Kemudian mereka juga harus mampu melewati tantangan gelombang dan derasnya arus laut, lumpur hidup hingga arus sungai dengan menggunakan taktik khusus.
Dalam catatan sejarah, Kopassus berhasil memantapkan eksistensinya sebagai pasukan khusus yang mampu menangani tugas-tugas sulit. Deretan operasi yang dilakukan Kopassus antara lain, operasi pemberantasan DI/TII, operasi militer PRRI/Permesta, Operasi Trikora, Operasi Dwikora, pemberantasan G30S/PKI dan UU di Irian Barat.
Selanjutnya, operasi Seroja di Timor Timur (Timor Leste), operasi pembebasan sandera di Bandara Don Muang-Thailand (Woyla), operasi GPK di Aceh, operasi pembebasan sandera di Mapenduma, operasi pembebasan sandera perompak Somalia dan berbagai operasi militer lainnya.
Tugas Operasi Militer Perang (OMP) Kopassus meliputi aksi serangan langsung menghancurkan logistik musuh, tempur SAR, antiteror, intelijen tempur lanjutan (operasi intelijen khusus).
Selain itu, ada tugas Kopassus lainnya, yaitu Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Tugas tersebut meliputi bantuan kemanusiaan (humanitarian assistance), AIRSO (operasi antipemberontakan, separatisme dan pemberontakan), bantuan kepada polisi/pemerintah, SAR Khusus dan pengamanan VVIP.