18. Rumah Adat Sunda (Jawa Barat)
Rumah adat di provinsi Jawa Barat sering disebut rumah Sunda. Rumah adat Sunda ini berbentuk seperti rumah panggung namun tidak terlalu tinggi. Di depan rumah adat Sunda terdapat golodog, sejenis tangga yang digunakan sebagai sarana keluar masuk rumah.
19. Rumah Adat Joglo (Jawa Tengah)
Rumah Adat Jawa (Joglo) merupakan rumah adat yang dikenal dalam kebudayaan Jawa. Jenisnya dibagi berdasarkan wilayah dan desain arsitektur. Atapnya biasanya berdinding kayu, bagian penyangga bawahnya berupa dinding dan lantai bata.
20. Rumah Adat Bangsal Kencono (DI Yogyakarta)
Rumah Kencono Bangsal dulunya merupakan kediaman raja dan bangsawan Jawa. Rumah adat ini biasanya terletak di tengah-tengah istana kerajaan, dengan banyak ruangan yang memuat simbol filosofis tersendiri yang diambil dari alam semesta, perilaku manusia, dan berbagai kehidupan yang ada di sana.
21. Rumah Joglo Situbondo (Jawa Timur)
Rumah adat Jawa Timur mempunyai bentuk yang mirip dan disebut Joglo Situbondo. Uniknya, rumah ini banyak ditemukan di Ponorogo. Rumah ini terdiri dari bagian depan (pendopo), ruang tengah dan belakang (dapur dan kamar tidur). Ciri khas Joglo Situbondo adalah ukiran pada pintu rumah yang dipercaya dapat melindungi penghuninya dari malapetaka.
22. Rumah Adat Dulohupa (Gorontalo)
Masyarakat Gorontalo menyebutnya Yiladia Dulohupa Lo Ulipu Hulondhalo. Dulohupa berbentuk rumah panggung dengan badan terbuat dari papan dan atap ciri khas daerah Gorontalo. Hiasan rumah ini berupa tiang-tiang kayu dan terdapat dua buah tangga tradisional “Tolitihu” di sisi kanan dan kiri rumah.