Tarakan Heboh Beredar Pesan Suara Berantai Penculikan Anak, Begini Kata Kapolres

Antara
Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona. (Foto : Ist)

Dia telah melakukan pengecekan hingga ke seluruh jajaran dan memastikan tidak ada yang menerima laporan terkait kehilangan atau penculikan anak. Sampai sekarang informasi itu tidak valid.

Ronaldo juga menegaskan bagi masyarakat yang didapati menyebarkan informasi yang tidak benar atau hoaks, maka akan ada pidana yang diterapkan.

“Hal yang harus masyarakat tahu tentang digital saat ini, kalau informasi itu tidak valid jangan diteruskan. Kalau sudah valid dan terkonfirmasi baru disebarkan untuk kepentingan masyarakat. Teliti sebelum diklik,” ucapnya.

Diketahui, pesan suara berantai melalui WhatsApp berdurasi 1 menit 12 detik ramai diperbincangkan sekaligus menghebohkan masyarakat. Sebab dalam pesan suara yang telah menyebar itu berisi dugaan penculikan di wilayah Tarakan. Informasi ini diketahui beredar sejak Kamis (26/1/2023).

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kebakaran Hebat Kantor Bupati Bulungan, Sejumlah Ruangan Ludes Dilalap Api

57 tahun lalu

Ditangkap di Surabaya, Begini Siasat Licik Pria Pemerkosa Mahasiswi Kaltara

57 tahun lalu

Kronologi Mahasiswi Kaltara Disekap dan Diperkosa di Makassar, Berawal Loker Baby Sitter

57 tahun lalu

Karhutla di Nunukan Hanguskan 3 Hektare Lahan, Api Belum Padam

57 tahun lalu

Viral Penculikan Anak di Bandung Barat, Remaja Bawa Kabur Siswi SMP 5 Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal