1. Dianggap lebih mewakili persentase perolehan suara setiap partai agar bisa menduduki lembaga pemerintahan.
2. Partai politik besar dan kecil punya kesempatan yang sama.
1. Kurang mendorong partai-partai untuk bekerja sama.
2. Wakil rakyat kurang dikenal masyarakat.
3. Partai politik mempersulit partai politik lain untuk menduduki lembaga pemerintahan.