Pada saat yang sama, Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Edy Pratowo menyampaikan dalam keadaan inflasi saat ini, Pemprov Kalteng tetap hadir untuk membantu masyarakat melalui Pasar Penyeimbang.
“Hal itu dilakukan untuk memberikan rasa aman bahwa ketersediaan pangan itu ada di tengah masyarakat kita. Kami berharap masyarakat benar-benar merasakan bagaimana kebutuhan pangan ini bisa terdistribusi dengan baik,” ujarnya.
Usai membuka Pasar Penyeimbang, Gubernur Sugianto menjelaskan bahwa di 2023 diprediksi akan ada beberapa negara yang resesi dan pergerakan ekonomi pun akan melambat.
“Kami harapkan Kalimantan Tengah tidak terus menerus menjadi konsumen, karena selama ini kita menjadi konsumen dari saudara kita Provinsi Kalimantan Selatan. Kita juga harus bisa menjadi produsen yang mengirimkan bahan pangan ke Provinsi Kalimantan Selatan,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan juga penyerahan BLT Bahan Bakar Minyak (BBM) senilai Rp559.800.000 kepada nelayan pembudidaya ikan dan pengolah ikan Kabupaten Kapuas.