Asap Karhutla Ganggu Kesehatan Warga Palangka Raya, Banyak Balita Idap ISPA 

Ade Sata
Balita mengidap ISPA menjalani rawat inap di RSUD Doktor Doris Sylvanus Palangka Raya. (Foto: iNews.id/Ade Sata)

PALANGKA RAYA, iNews.id - Kabut asap pekat akibat maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengakibatkan sejumlah balita terserang infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Mereka kini harus menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doktor Doris Sylvanus Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Kualitas udara yang masuk dalam kategori tidak sehat tidak hanya mengganggu aktivitas, namun juga mengancam kesehatan masyarakat.
 
Akibatnya, hampir setiap hari puluhan pasien mengunjungi ruang pelayanan kesehatan RSUD Doktor Doris Sylvanus, Palangka Raya untuk memeriksakan kesehatannya.
 
Sementara itu, di ruang perawatan anak, terdapat sejumlah pasien balita yang menjalani rawat inap akibat terserang ISPA.
 
Salah satunya Nabila, balita berusia satu tahun empat bulan ini harus diberikan infus dan sudah tiga hari menjalani perawatan. Gejala awal yang dialami anak itu adalah demam, batuk dan flu.

"Sudah tiga hari dirawat. Kata dokter terserang ISPA," kata Halimah, orang tua pasien,Kamis (5/10/2023).
 
Berdasarkan data rekam medis RSUD Doktor Doris Sylvanus, kasus rawat jalan dan rawat inap belum begitu naik sinifikan. Namun untuk pasien di IGD yang merasakan gejala mendadak dan berat meningkat dari 64 menjadi 80 pasien pada bulan September 2023.
 
"Saat ini masih ada empat pasien ISPA yang dirawat," kata Kepala Seksi Pelayanan Medis  RSUD Doktor Doris Sylvanus, dr Anto Abel.

Warga berharap kabut asap dapat segera berakhir dan kebakaran lahan dapat segera diatasi agar masyarakat terhindar dari penyakit ISPA dan kembali beraktivitas dengan normal.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Waduh, 14.900 Warga Palangka Raya Terkena ISPA akibat Asap Karhutla

57 tahun lalu

Karhutla Landa 5 Wilayah di Aceh, Polisi Buru Pelaku Pembakaran Hutan

57 tahun lalu

BNPB: Angin Kencang Rusak Belasan Rumah Warga di Klaten

57 tahun lalu

Karhutla di Kutai Barat Kaltim, 1 Hektare Lahan Perkebunan Terbakar

57 tahun lalu

Kendal Waspada Kemarau Ekstrem Dampak Godzilla El Nino, Kekeringan dan Karhutla Mengintai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal