Dia berharap, semua pihak yang terlibat dalam proses pengadaan barang dan jasa mempunyai pengetahuan juga pemahaman yang lebih baik terhadap wewenang dan tanggung jawab para pelakunya.
"Sehingga pelaksanaan APBD tahun 2023 ini dapat berjalan dengan baik penyerapan anggaran dapat maksimal, dan memperlancar kinerja percepatan pembangunan yang berkelanjutan serta berdaya guna dan berhasil," tuturnya.
Dia juga berharap dapat mendukung dan mengakselerasi perwujudan pemerintahan yang bersih (Clean Goverment), di mana merupakan salah satu aspek penting dalam menunjang dan menjaga terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance).
Sementara itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda HSU Abu Musyafa Ahmad, dalam laporannya dia mengatakan, pengadaan barang dan jasa memiliki peran penting dalam memastikan kesuksesan organisasi Pemerintahan dalam melaksanakan misi strategis.
Kerja untuk memberikan nilai tambah bagi organisasi pengelola keuangan dan penyelenggara pengadaan barang dan jasa. Memastikan skimmer dan strategis kerja melalui proses yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dan dapat dipertanggungjawabkan dalam jumlah dan mutu yang sesuai.