Ulama Besar dari Banjar, Syaikh Muhammad Arsyad al-Banjari Sang Petunjuk Kiblat Masjid di Jakarta

Nani Suherni
Ulama besar dari Banjar, Syech Muhammad Arsyad Al-Banjari (Foto: Istimewa)

Belajar di Arab hingga Kembali ke Kalsel

Ulama Besar dari Banjar ini selama belajar di Mekkah dan Madinah, punya mengembang ilmu bersama tiga ulama Indonesia lainnya. Mereka yakni, Syekh Abdurrahman Mesri dari Betawi, Syekh Abdus Shomad al-Palembani dari Palembang dan Syekh Abdul Wahab Bugis.

Dilansir dari portal resmi Universitas Islam An Nur Lampung, para ulama ini bahkan dijuluki  Empat Serangkai yang belajar di al-Haramain asy-Syarifain. 

Beliau yang saat itu hendak kembali ke Kalimantan Selatan rupanya singgah ke Jakarta. Saat itu, Syaikh Muhammad Arsyad al-Banjari dikisahkan ikut berjasa memberikan arah kiblat Masjid Jembatan Lima di Jakarta.

Sambutan dari Raja Banjar Sultan Tahmidullah

Ulama Besar dari Banjar, Syaikh Muhammad Arsyad al-Banjari itu akhirnya tiba kembali ke kampung halaman pada Ramadhan 1186 H atau tahun 1772 M. Kedatangannya bahakn disambut Raja Banjar, Sultan Tahmidullah dan warga.

Syaikh Muhammad Arsyad al-Banjari digaungkan sebagai ulama Matahari Agama. Ulama asal Banjar itu pun tidak hanya berdakwah di masyarakat melainkan ke keluarga kerajaan juga.

Sebelum wafat, Syaikh Muhammad Arsyad al-Banjari berwasiat agar bisa dimakamkan di tempat istrinya Tuan Bajut jika sungai dapat dilayari. Namun, saat itu air sedang surut sehingga beliau dimakamkan di Kalampayan, Astambul, Banjar, Kalimantan Selatan. 

Itulah kisah Ulama Besar dari Banjar, Syaikh Muhammad Arsyad al-Banjari yang mengabdikan diri untuk menyebarkan agama Islam.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Modus Perampokan Bersenpi di Parkiran Masjid Langkat, Pelaku Pura-Pura Pinjam HP

57 tahun lalu

Perampok Bersenpi di Parkiran Masjid Langkat Ditangkap

57 tahun lalu

Mudik Gratis Kapal Perang Diserbu Pemudik, KRI Banda Aceh Angkut Ribuan Orang

57 tahun lalu

Arus Balik Lebaran, Penumpang Kereta di Stasiun Lamongan Tembus Ribuan Orang

57 tahun lalu

Kisah Pemudik Bonceng Istri dan 2 Anak, Pilih Naik Motor demi Hemat Biaya ke Jakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal