Tambah PCR, Kalsel Percepat Pengetesan Spesimen untuk Tekan Penularan Covid-19

Antara
Ilustrasi virus corona (Antara)

BANJARBARU, iNews.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan mempercepat proses pengetesan spesimen dengan menambah PCR atau polymerase chain reaction. Tujuannya agar spesimen tidak menumpuk di laboratorium.

"Alhamdulilah, saat ini spesimen yang menumpuk telah terurai, sehingga hasil swab pasien bisa segera diketahui," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kalsel HM Muslim, Rabu (22/7/2020).

PCR adalah pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, bakteri, atau virus. Saat ini, PCR juga digunakan untuk mendiagnosis penyakit Covid-19, yaitu dengan mendeteksi material genetik virus Corona.

Material genetik yang ada di dalam setiap sel, termasuk di dalam bakteri atau virus, bisa berupa DNA (deoxyribonucleic acid) atau RNA (ribonucleic acid). Kedua jenis materi genetik ini dibedakan dari jumlah rantai yang ada di dalamnya.

Saat ini, kata dia, kemampuan laboratorium PCR di Kalsel telah mencapai 1.218 per hari meningkat tajam dibanding sebelumnya. Namun hanya mampu 600 spesimen per hari.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wujudkan Zona Hijau, Babel Terus Sosialisasikan Prokes Covid-19

57 tahun lalu

Jelang Nataru, Dinkes Kaltim Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

57 tahun lalu

Waspadai Ancaman Teror Bom Jelang Nataru, Polda Babel Siagakan 1.930 Personel

57 tahun lalu

Warga Serbu Layanan Vaksinasi yang Digelar Polres Sukoharjo, Ada Hadiah Motor

57 tahun lalu

Rusia Klaim Vaksin Hidung Buatannya Ampuh Lawan Virus Corona

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal