Siring Tendean Ditutup, Pedagang: Kami Mati Bukan karena Corona, tapi Kelaparan

Deny M Yunus
Pemerintah Kota Banjarmasin menutup kawasan wisata Siring Tendean. (Foto: iNews/Deny M Yunus).

Selain itu banyak yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Seperti tidak memakai masker, berkerumun dan mengajak anak-anak, bahkan balita yang rentan tertular virus corona.

“Ketika PSBB di Banjarmasin berakhir, masyarakat mengira kawasan wisata sudah dibuka kembali. Padahal memang belum dibuka lagi,” kata Ibnu Sina ditemui usai mengimami salat jenazah petugas medis yang wafat karena Covid-19 di halaman Gedung Pemulasaran Jenazah RSUD Ulin.

Sedangkan CFD, menurut Ibnu Sina memang sudah dibolehkan. Karena masyarakat yang berolahraga di kawasan itu hanya melintas. Meskipun ramai, tidak menumpuk atau berkerumun, serta tetap diwajibkan mematuhi protokol kesehatan.

Bagi masyarakat yang rindu menikmati wisata di Siring Tendean, termasuk Pasar Terapung diminta untuk bersabar. Diakuinya, akan ada evaluasi sebelum membuka tempat wisata. “Setelah ini nanti akan kita atur baik-baik,” ujar Ibnu Sina.

Editor : Abay Fadillah Akbar
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Asyik Ngobrol saat Upacara Hari Pancasila, Sejumlah ASN di Majalengka Digaruk Satpol PP

57 tahun lalu

Pengemis Modus Ngesot di Jam Gadang Bukittinggi Ditangkap, Ternyata Bisa Jalan

57 tahun lalu

Bangunan Liar di Kawasan Stadion Bima Cirebon Dibongkar, Diduga Tempat Karaoke dan Jual Miras

57 tahun lalu

Libur Lebaran Seru di Gunung Galunggung, Wisata Alam di Tasikmalaya

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Hari Ini Banjarmasin 12 Maret 2026, Lengkap Doa Berbuka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal