Menurut dia, sekolah tatap muka dimungkinkan bisa dilaksanakan di daerah zona hijau, di mana hampir semua kelurahan di Banjarmasin sudah rata-rata zona hijau.
"Meski dibolehkan sekolah gelar pelajaran tatap muka, namun mekanismenya harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," papar Hermansyah.
Tidak hanya wajib menggunakan masker, namun dalam prosesnya itu juga harus bergantian.
"Jadi berjadwal, sebagian masuk, sebagian di rumah saja, bergantian lah," katanya.
Dia memastikan akan mengawasi secara langsung pelaksanannya, jika terdapat hal yang mengkhawatirkan pemkot akan menutup belajar tatap muka kembali.