Orang nomor satu di Pemkab Tanah Laut tersebut mengungkapkan, dia telah mewakafkan dirinya untuk Kabupaten Tanah Laut. Karenanya, tanggung jawab keluarga dan pribadi menjadi nomor dua, demi kepentingan masyarakat Kabupaten Tanah Laut.
“Tentu saya sekeluarga sangat sedih, demi Tanah Laut demi amanah yang saya emban. Maka dari itu kami hanya bisa menyaksikan pernikahan anak kami lewat video conference saja,” katanya sambil terus mengusap air matanya.
Meski sedih, dia bersyukur seluruh rangkaian acara sudah berjalan lancar. Sukamta pun mengaku memahami perasaan putranya yang juga sedih atas ketidakhadirannya. Namun, dia yakin anaknya bisa memahami dengan situasi yang dihadapi saat ini.
Bupati juga mengimbau masyarakat Tanah Laut agar tetap tenang dan tidak panik. Warga harus tetap melakukan pencegahan penularan Covid-19 dengan menggunakan masker setiap berpergian, menghindari kerumunan, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
“Selain itu, tetap berdiam diri di rumah dan berkumpul dengan keluarga atau tidak ke luar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak,” katanya.