"Ini juga bentuk dukungan Yayasan Ihsanul Amal atas sinergritasnya bersama dalam membangun dan mengembangkan kualitas pendidikan, salah satunya melalui peningkatan kualitas serta profesionalitas tenaga pendidik untuk mewujudkan SDM yang berkarakter, cerdas, dan memiliki daya saing tinggi," ucapnya.
Selain itu, pihaknya mengatakan bahwa pada penerapan kurikulum merdeka, pendidik juga dapat mengarahkan para siswa kedepannya untuk mempelajari dan memberdayakan kearifan lokal yang ada.
"Kita banyak memiliki sumber daya alam yang bisa digarap, tinggal para tenaga pendidik ini untuk mengarahkan anak-anak untuk membangun HSU, baik itu bidang pertanian hingga pariwisata. Jika semua ini dijadikan muatan lokal yang dibijaksanai, mungkin akan berkembang menjadi sesuatu yang menarik dan besar manfaatnya bagi anak-anak pada saat penerapan kurikulum merdeka," ujarnya.
Sementara Ketua Yayasan Ihsanul Amal Sukiman mengatakan, kegiatan tersebut merupakan komitmen Yayasan Ihsanul Amal untuk membantu pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan HSU untuk mengemban tugas bagi peningkatan mutu serta kualitas pendidikan di HSU.
"Ihsanul Amal sekuat tenaga berusaha bersama aspek yang dimiliki mulai dari tokoh masyarakat, ulama, orang tua, dan SDM yang ada, semuanya kita eksplorasi untuk penyelenggaraan lembaga pendidikan ihsanul amal," tuturnya.