Menurut Budi Santoso, shelter ibarat klinik atau tempat berobat. Apabila ada PMI bermasalah, maka perlu ke klinik untuk berobat. "Kalau sudah sembuh atau selesai masalahnya, maka PMI harus kembali ke majikan," ucapnya.
Kepala KDEI Taipei ini menambahkan, shelter Taichung yang diresmikan tersebut, merupakan relokasi dari shelter yang telah ada sebelumnya di Taichung.
Dia juga mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan otoritas Taiwan. Peresmian ini turut dihadiri oleh Depnaker Taichung, Kepolisian Taichung, dan Imigrasi Taichung.
"Di wilayah Taichung saat ini ada sekitar 30.000 PMI. Kami sangat terbantu dengan keberadaan Shelter Taichung," ujar Kepala Sekretaris Depnaker Taichung, Lai Yuan Ju, di lokasi. Selain itu, turut hadir perwakilan organisasi PMI dan sejumlah PMI