LONDON, iNews.id - Peneliti di Inggris menyebut bernyanyi berisiko menyebarkan Covid-19 sama seperti berbicara. Hal tersebut berdasarkan hasil penelitian.
Penelitian memeriksa jumlah aerosol dan percikan yang dihasilkan oleh 25 penyanyi profesional yang melakukan latihan bernyanyi, berbicara, bernapas serta batuk.
Para peneliti menemukan bahwa massa aerosol yang dihasilkan meningkat tajam seiring peningkatan volume saat bernyanyi atau berbicara sebanyak 20-30 kali.
Namun, secara substansial bernyanyi tidak memberikan aerosol yang lebih banyak ketimbang berbicara pada volume yang sama dan tidak terjadi perbedaan signifikan dalam produksi aerosol di antara genre berbeda seperti paduan suara, teater musikal, opera jazz, musik rock atau pop.
"Riset membuktikan penularan virus dalam partikel aerosol kecil yang dihasilkan ketika seseorang bernyanyi atau berbicara sama untuk kedua aktifitas yang menghasilkan jumlah partikel yang sama," kata Direktur Center for Doctoral Training in Aerosol Science ESPRC, Jonathan Reid, dikutip dari Reuters, Sabtu (22/8/2020).