Pasokan Sapi dari Jatim Menurun, Harga Daging Segar di Pasaran Kalsel Naik

Nani Suherni
Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani (dua dari kiri) saat meninjau harga daging di pasar. (Foto: Dok Disdag Kalsel)

BANJARMASIN, iNews.id - Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi mempengaruhi distribusi pasokan sapi di Kalimantan Selatan (Kalsel). Akibatnya harga daging segar di wilayah ini pun naik.

Kalsel masih sangat bergantung dengan pasokan kiriman sapi dari pulau Jawa yang mengakibatkan kenaikan harga. Dinas Perdagangan (Disdag) Kalsel harapkan harga daging sapi segera normal seiring gerak cepat yang dilakukan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kalsel.

“Disbunnak Kalsel sudah melakukan observasi ke beberapa sentral peternakan dan ada ditemukan beberapa sapi yang terjangkit PMK. Namun hal tersebut sudah diatasi dengan gerak cepat Disbunnak selaku dinas yang membidangi hal tersebut,” kata Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kalsel, Birhasani, Banjarmasin, Senin (30/5/2022).

Saat ini ada beberapa sentral peternakan sapi di Kalsel yang melakukan penutupan sementara. Alasannya, suplai daging sapi asal Jawa Timur dihentikan akibat PMK.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kepala Desa di Kalsel Ditangkap Polisi terkait Narkoba Jenis Sabu

57 tahun lalu

Dikira Resto, Kepala SMAN di Kalsel Tak Tahu Tempat Acara Perpisahan Siswa Ternyata Klub Malam

57 tahun lalu

Muhidin-Hasnuryadi Deklarasi Maju Pilkada Kalsel, Misi Pebaikan Pembangunan Daerah

57 tahun lalu

Jelang Idul Adha 2024, Harga Daging Sapi dan Ayam di Bangka Barat Stabil

57 tahun lalu

Idul Adha 2024, Kebutuhan Hewan Kurban di Bangka Barat Dipastikan Cukup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal