Merinding, Kakek Ini Tewas Diinjak Gajah saat Asyik Jalan-Jalan dengan Anak

Berlianto
Sindonews
Ilustrasi Kakek Tewas Diinjak Gajah saat Asyik Jalan-Jalan dengan Anak(Foto: Ilustrasi/Ist)

Kedua negara di Afrika bagian selatan itu mengatakan mereka sedang berjuang untuk mengatasi lonjakan jumlah gajah dan mendesak untuk diizinkan menjual stok gading mereka yang telah disita dari pemburu liar. 

Mereka mengatakan dana yang diperoleh dari penjualan gading akan digunakan untuk konservasi dan mengurangi kepadatan di taman yang terkena dampak kekeringan. Negara-negara Afrika lainnya, terutama Kenya, menentang penjualan gading apa pun.

“Kami sekarang terdengar seperti kaset rusak, mengatakan bahwa hewan kami, terutama gajah, kelebihan populasi dan mereka menjadi bahaya bagi diri mereka sendiri dengan menghancurkan habitat mereka sendiri dan mereka juga membunuh orang,” kata Farawo.

“Kami menerima panggilan darurat dari komunitas hampir setiap hari,” ucapnya.

Badan taman Zimbabwe mengatakan tidak memiliki rencana untuk mengekspor bayi gajah ke China, sekaligus menyangkal laporan baru-baru ini oleh kelompok konservasi satwa liar. Zimbabwe dikritik beberapa tahun lalu karena mengirim gajah ke China di mana mereka ditempatkan di kebun binatang.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nelayan di Padang Cabuli Penyandang Disabilitas, Modus Ajak Jalan-jalan ke Tempat Wisata

57 tahun lalu

Pelajar SMP di Banyuwangi Diperkosa Pria Kenalannya Usai Jalan-Jalan 

57 tahun lalu

Masuk ke Kebun, Gajah Liar Rusak dan Injak-Injak Tanaman Sawit Warga

57 tahun lalu

Warga Bener Mariah Tewas Diamuk Gajah, Ini Kasus Kedua di Aceh Tengah

57 tahun lalu

Tragis, Warga Lampung Timur Tewas Diinjak Gajah Liar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal