Mengenal Buah Paikat yang Langka, Dijual Warga HST untuk Penghasilan Tambahan

Antara
Buah paikat atau rotan (foto: Instagram/tengkufaradiza)

BARABAI, iNews.id - Buah paikat atau rotan kini menjadi dijual warga untuk menambah penghasilan. Buah ini biasanya tumbuh di pedalaman atau pinggiran Pegunungan Meratus, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Paikat sebutan rotan jenis kecil seperti taman dan irit sebagai bahan baku tikar. Jenisnya  berbeda dengan walatung atau tuu yang menjadi bahan baku mebeler tiang meja dan kaki kursi maupun perabotan rumah tangga lainnya.

Buah walatung dengan ukuran besar hampir tiga kali buah paikat sekarang tergolong langka. Demikian pula dengan buah paikat yang juga mulai langka.

Untuk nencari buah itu, warga harus masuk hutan. Sementata harga buahnya hanya dipatok Rp5.000 untuk 250 gram.

Warga mengaku, menjual buah itu hanya sampingan dari berdagang biasanya sayuran dan buah-buahan lain.

"Biasanya urang-urang kita, sebagian masyarakat Banjar ada yang ngidam buah aneh-aneh seperti buah paikat yang cariannya sulit," ujar warga yang tak ingin disebutkan namanya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir di HST Kalsel, TNI Buka Posko Dapur Umum dan Bagikan Makanan Siap Saji

57 tahun lalu

Kronologi Kecelakaan di Hulu Sungai Tengah Kalsel, saat Kejadian Hujan Deras

57 tahun lalu

Geger Bayi Perempuan Dibuang di Musala Hulu Sungai Tengah, Usia Diperkirakan 10 Hari

57 tahun lalu

5 Hari Tersesat di Padang Ilalang, 2 Nelayan HST Ditemukan Selamat

57 tahun lalu

Miris, Kakek Perkosa Cucu di HST Pernah Dipenjara gegara Cabuli Anak Kandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal