Kebetulan ditemui Anah, istri Gus Farid. Korban Anah menjawab bahwa Gus Farid suaminya sedang tidak ada di tempat. Tersangka karena mengetahui Gus Farid tidak ada di tempat sehingga pergi.
"Namun selang beberapa saat, tersangka S kembali mendatangi rumah Gus Farid dan langsung masuk ke dalam rumah. Kemudian (pelaku) mengeksekusi (membacok) istri Gus Farid yang sedang hamil muda dan keponakan (Haka)," kata Azun saat ditemui MNC Portal di lokasi kejadian, Rabu (9/3/2022).
Akibat pembacokan yang dilakukan tersangka Sakrodin, ujar Azun Mauzun, Hanah istri Gus Farid mengalami luka di pergelangan tangan. Sedangkan keponakannya, Haka, mengalami luka di siku tangan.
Santri-santri yang mengetahui kejadian tersebut langsung bergegas menyelamatkan anak Gus Farid yang masih berusia 2 tahun. Seusai membacok istri dan keponakan Gus Farid, pelaku langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) kedua, yaitu di Mushola Annur agarkjauh dari pondok pesantren.
"Dalam perjalanan menuju Mushola Annur pelaku sudah dikejar oleh warga dan santri, karena suasana di area ponpes dan area sekitar lagi ramai. Kebetulan pihak ponpes mau ada acara haul yang akan digelar pada Jumat malam Sabtu tanggal 11 Maret 2022 ini," ujarnya.