Kalsel Butuh Kemampuan Tes PCR 1.500 Sampel Sehari

Antara
Ilustrasi virus corona (Antara)

Mirisnya lagi, kata Erwinn, biaya sosial menunggu untuk menjalani karantina tidak sedikit. Belum lagi mereka yang stres hingga menurunkan imunitas tubuh yang dapat berdampak negatif bagi kesehatan.

"Jadi sekarang jika alat PCR sudah mencukupi untuk melaksanakan tes usap bagi mereka yang risiko tinggi saja tanpa harus tes cepat kepada banyak orang," katanya.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta terus mendorong peningkatan kapasitas PCR tersebut. Terbaru, Rumah Sakit Bhayangkara Hoegeng Imam Santoso Banjarmasin kini memiliki alat PCR untuk mendiagnosis penyakit Covid-19.

Alat tersebut hibah dari PT Pama Persada Nusantara untuk Polda Kalsel dalam rangka membantu percepatan penanganan pasien Covid-19 di Kalsel. Kapolda mengakui Kalsel saat ini mendapat atensi dari pemerintah pusat lantaran cukup tingginya kasus Covid-19 yaitu berada di urutan 6 secara nasional.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
14 hari lalu

Ribuan Ikan Nila dan Bawal Mati Mendadak di Banjar Kalsel, Ada Apa?

22 hari lalu

Kebakaran di Banjar Kalsel, 5 Rumah Warga Hangus Dilalap Api

30 hari lalu

Tersinggung! Pria di Banjar Kalsel Tebas Leher Wanita hingga Hampir Putus

1 bulan lalu

Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Zero ODOL 2027 di Kalsel

2 bulan lalu

31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal