BANJARMASIN, iNews.id - Kota Banjarmasin menjadi penyumbang terbanyak kasus virus corona (Covid-19) di Kalimantan Selatan (Kalsel). Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Kota Banjarmasin akan mengadakan rapid test dan tes swab massal.
Berdasarkan data TGTPP Covid-19 Kalsel pada Kamis (4/6/2020) kemarin, penambahan kasus corona di Kalsel sebanyak 109 orang, menjadikannya tertinggi di Indonesia. Dari angka tersebut, Kota Banjarmasin penyumbang terbesar sebanyak 103 orang. Sisanya, dari Banjarbaru, Hulu Sungai Utara dan Tanah Bumbu.
“Sebanyak 98 orang ini warga yang mengikuti rapid test massal di sejumlah pasar di Banjarmasin beberapa waktu lalu. Lalu yang hasil rapid testnya reaktif, ikut uji swab dan hasilnya 98 orang itu dinyatakan positif,” kata Juru Bicara TGTPP Covid-19 Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, Kamis (4/6/2020).
Tujuan pemeriksaan massal, menurut dia untuk melacak atau mencari warga yang terpapar corona. “Rapid test dan tes swab massal akan terus kita lakukan,” kata Machli.
Saat ditanya sampai kapan, menurut Machli hal tersebut berdasarkan kesadaran masyarakat. Karena bila masyarakat semakin sadar dan disiplin mematuhi protokol kesehatan, maka potensi penularan akan semakin kecil. Sebaliknya, apabila protokol kesehatan tidak dipatuhi, maka potensi penularan akan terus terjadi.