BANJARBARU, iNews.id - Harga elpiji 3 kilogram (kg) bersubsidi di Kalimantan Selatan (Kalsel) tembus Rp60.000 per tabung. Kenaikan ini membuat warga dan pedagang kelimpungan.
"Paling murah pernah dapat Rp40.000 ribu, terakhir saya tanya di warung harganya sudah Rp60.000, jadi terpaksa ikut antri agar dapat harga murah," ucap Ernawati, warga yang ditemui ketika mengantre pembelian elpiji 3 kilogram yang digelar Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Selasa (23/2/2021).
Di tanah kosong Kompleks Citra Raya Angkasa yang lokasinya berada dekat kantor Kelurahan Syamsudin Noor dipenuhi tabung elpiji 3 kilogram yang berjejer rapi milik warga.
Ernawati mengaku mengantre sejak pukul 03.30 WITA Selasa dini hari untuk bisa berada di barisan terdepan. Karena jika sudah pagi maka terancam tidak kebagian bahan bakar seharga Rp17.500 tersebut.
"Informasinya datang hari ini 270 tabung, sekarang saja sudah 300 lebih mengantri jadi pasti ada yang tidak kebagian," tuturnya.