Bahkan ada sebagian pasein yang terpaksa harus dirawat di IGD sementara, karena fasilitas ruangan khusus penuh. "Memang RS rujukan Covid-19 harus miliki dua IGD, untuk pasein Covid-19 dan pasein umum," tuturnya.
Untuk RSUD Sultan Suriansyah, menurut dia, dimaklumi kurang fasilitas karena baru dioperasikan atau belum sampai satu tahun. "Ini kita terus menyempurnakan fasilitas, sehingga jadi RSUD yang besar dan kebanggaan masyarakat Banjarmasin," katanya.
Hingga saat ini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Banjarmasin terus naik, per 4 Juni 2020 sebanyak 580 orang, pasein sembuh baru 25 orang dan yang meninggal 78 orang.