Fakta Seni Merajah Tubuh Suku Dayak yang Mendunia, Jadi Ciri hingga Penjaga dari Roh Jahat

Okezone
Sosok Panglima Jilah Pasukan Merah Dayak dengan badan penuh rajah (Foto: Instagram: @tariuborneo)

JAKARTA, iNews.id - Seni merajah tubuhsuku Dayak yang dikenal dengan nama tutang sudah mendunia.  Ini sudah menjadi ciri khas hingga konon menjadi penjaga dari roh jahat.

Diketahui, suku Dayak memiliki tradisi unik yang sudah turun temurun.  Salah satunya adalah tato atau  seni merajah tubuh. Keeksotisannya membuat tato suku yang tinggal di pedalaman Pulau Kalimantan ini sudah mendunia.

Tendak, begitu seni tato yang akrab di telinga suku Dayak. Sementara seni membuat tatonya disebut dengan nedak. Tato bukan sekadar hiasan tubuh, bagi mereka tato adalah bagian cara hidup orang Dayak. Ini sudah menjadi ciri khas mereka.

Setiap motif tutang atau tato memiliki arti berbeda-beda. Pun begitu pembuatan dan peletakannya tidak boleh asal mengitu selera. Melainkan ada aturan dan maknanya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jokowi Ucap Salam Suku Dayak Adil Ka Talino Bacuramin Ka Saruga Basengat Ka Jubata, Ini Artinya

57 tahun lalu

Pasukan Merah Suku Dayak Tewas Ditembak saat Demo di Seruyan, Panglima Jilah Kecam Aksi Pelaku

57 tahun lalu

Suku Dayak Datang ke Jambi Ingin Temui Suku Anak Dalam, Ada Apa?

57 tahun lalu

Puan Maharani Janjikan Perbaikan Rumah Betang Ensaid, Minta Kaum Ibu Tetap Menenun

57 tahun lalu

Mengenal Batang Garing yang Jadi Lambang Abadi Suku Dayak di Kalimantan Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal