Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Kafe di Palangka Raya, Relawan Damkar Pingsan saat Bantu Padamkan Api
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Batang Garing yang Jadi Lambang Abadi Suku Dayak di Kalimantan Tengah

Rabu, 01 Februari 2023 - 13:18:00 WIB
Mengenal Batang Garing yang Jadi Lambang Abadi Suku Dayak di Kalimantan Tengah
Batang Garing yang jadi lambang abadi suku dayak di Kalimantan Tengah. (Foto: Kalteng.go.id/ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Bagi masyarakat di Kalimantan Tengah (Kalteng), pasti sudah tahu dengan Batang Garing atau Batang Haring. Ya Batang Garing berarti pohon kehidupan dalam bahasa Sangiang.

Batang Garing menjadi lambang abadi suku Dayak di Kalteng. Batang ini berbentuk seperti mata tombak yang mengarah ke atas atau langit. 

Dikutip dari Kalteng.go.id, pohon batang garing adalah pohon simbolis yang diciptakan bersamaan dengan diciptakannya leluhur Dayak Ngaju. 

Pohon ini dianggap menjadi pohon petunjuk untuk mengatur kehidupan yang harus diajarkan pada orang Dayak Ngaju. 

Batang Haring berbentuk seperti mata tombak yang mengarah ke atas atau langit yang dipercaya melambangkan kepercayaan agama Kaharingan (kepercayaan suku Dayak) Ranying Hatala Langit, sumber segala kehidupan. 

Kaharingan adalah agama asli suku Dayak di Pulau Kalimantan. Agama Kaharingan sudah ada sejak lama di Kalimantan bahkan sebelum agama-agama lainnya memasuki Kalimantan. 

Saat ini, Kaharingan menjadi salah satu agama leluhur di Indonesia yang masih bertahan dan masih dianut oleh sebagian suku Dayak, khususnya di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Kaharingan artinya tumbuh atau hidup, seperti dalam istilah danum kaharingan (air kehidupan).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut