Di Tengah Pandemi Covid-19, Pemda Diminta Siapkan Digitalisasi Data UMKM

Antara
Ilustrasi

"Pemda harus cepat mengambil langkah strategis mendorong kembali kegiatan produksi dan perdagangan UMKM. Di sinilah pentingnya pemda punya data mutakhir yang selalu diperbarui," katanya.

Diungkapkan Taqin, dari 472 ribu unit usaha untuk seluruh jenis skala usaha, sebanyak 48 persen di antaranya bergerak di sektor perdagangan, 18 persen di sektor akomodasi, makanan dan minuman, dan 13 persen di sektor industri pengolahan.

Data tersebut mengindikasikan 3 sektor ini harus mendapatkan perhatian khusus dalam upaya memberikan stimulasi ekonomi melalui UMK.

Sebab ketiga sektor ini menyediakan lapangan kerja paling besar di Kalimantan Selatan. Jika laju kejatuhan di ketiga sektor ini dapat ditahan, maka daya beli masyarakat relatif terjaga dari goncangan berat.

"UMKM tidak hanya membutuhkan bantuan finansial tetapi juga bagaimana mengemas produk dan memasarkannya. Di era digital, pemasaran daring dan kemasan produk menjadi sangat penting untuk memperluas daerah pemasaran sekaligus menghadapi persaingan yang cenderung mengglobal," ucap anggota Tim Pakar ULM untuk Percepatan Penanganan Covid-19 itu.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Realisasikan Aspirasi Masyarakat, Yusuf Bora Fokus Pemberdayaan UMKM di Sumba Barat Daya

57 tahun lalu

Besarkan Perindo Jatim, Ahmad Zazuli Ingin Dikenang sebagai Pejuang UMKM

57 tahun lalu

Sambut Human Origin Heritage, Wali Kota Robby Promosikan Budaya Salatiga ke Mancanegara

57 tahun lalu

Tenda Pedagang UMKM di Lapangan Andi Makkasau Porak-poranda Diterjang Angin Kencang

57 tahun lalu

Di WEF Davos 2026, Dirut BRI Tegaskan Pentingnya Peran UMKM dalam Keuangan Global

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal