Begini Drama Baku Tembak Kelompok Abu Sayyaf dengan Tentara Filipina

Anton Suhartono
Ilustrasi 4 pasukan Filipina menyerang persembunyian kelompok Abu Sayyaf dan membebaskan seorang sandera WNI (Foto: AFP)

Sahidjuan termasuk lima anggota kelompok Abu Sayyaf yang berangkat ke Tawi-Tawi menggunakan perahu dari Sulu beserta empat WNI korban penculikan.

Namun perahu mereka terbalik setelah dihantam ombak besar. Kondisi itu dimanfaatkan pasukan keamanan untuk menyelamatkan tiga dari empat sandera, yakni Arizal Kasta Miran (30), Arsad bin Dahlan (41), dan Andi Riswanto (26).

Sandera keempat, Muhammad Khairuldin (15), sempat hilang namun ternyata dibawa kembali oleh kelompok militan ke tempat semula. Dalam pencarian, Khairuldin ditemukan di desa yang sama saat baku tembak pertama terjadi.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Peringatan Tsunami Dampak Gempa, Warga Tarakan Panik Selamatkan Diri ke Tempat Tinggi

57 tahun lalu

Gelombang Tsunami Terjang Sulut Dampak Gempa Besar, Ketinggian Bervariasi

57 tahun lalu

Gelombang Tsunami Terjang Pesisir Gorontalo Utara, Sejumlah Perahu Terseret Ombak

57 tahun lalu

Waspada Dampak Gempa Besar Filipina, Sirene Peringatan Tsunami Berbunyi di Gorontalo Utara

57 tahun lalu

Pasien RS Siloam Manado Dievakuasi akibat Guncangan Gempa Magnitudo 7,7

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal