Asal Usul Pulau Kalimantan Disebut Borneo, Konon Nama Sebuah Pohon

Ahmad Haidir
Asal Usul Pulau Kalimantan Disebut Borneo, Konon Nama Sebuah Pohon (Foto: Dok mitradiskominfokalteng)

JAKARTA, iNews.id - Pulau Kalimantan disebut Borneo oleh warga. Namun, siapa sangka panggilan Borneo ini menyimpan sejarah soal pohon yang ditemukan para bangsa Eropa.

Kalimantan merupakan salah satu kepulauan di Indonesia yang memiliki banyak destinasi, budaya, flora, fauna, dan keunikan lainnya. Kalimantan juga, satu dari 5 pulau terbesar di Indonesia. Bahkan, Kalimantan merupakan pulau terbesar nomor tiga di dunia! 

Berikut asal usul Pulau Kalimantan Disebut Borneo yang dirangkum iNews;

Sejarah Penyebutan Borneo 

Berbagai sumber dan literatur menyebutkan terdapat beberapa alasan mengapa Kalimantan disebut oleh orang luar dengan sebutan nama Borneo. 

Pertama adalah pendapat yang didasarkan pada banyaknya tumbuhan penghasil bahan baku minyak wangi dan antiseptik yakni Pohon Borneol, yang memiliki nama latin Dryobalanops Camphora. 

Bangsa Eropa yang datang ke Kalimantan pada Abad ke-15 banyak menemukan pohon tersebut, sehingga mereka menyebutnya dengan nama Borneo. 

Pendapat lain yang juga dianggap lebih valid dan banyak dipercaya orang adalah sejarah yang menyebutkan nama Borneo didasarkan pada pelafalan orang Eropa dalam menyebut Brunei yang merujuk kepada negara Brunei Darussalam 

Pada Abad ke - 17, Brunei menjadi pelabuhan dagang penting bangsa Eropa karena letaknya yang strategis. Banyak para pedagang dan penjelajah benua biru tersebut yang singgah di wilayah kerajaan Brunei Darussalam, dan mereka menyebut Brunei dengan sebutan Borneo. 

Pendapat tersebut diperkuat oleh catatan yang berasal dari seorang utusan Tiongkok, di mana pada abad ke-8 dan ke-9 Kalimantan dikenal dengan Po-Po-Li, Po-Ni, Bun-Lai. Untuk kata yang terakhir yakni Bun-Lai, memiliki tingkat kemiripan dengan penyebutan ‘Brunei’.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perindo Kolaborasi dengan Kementerian Pemuda Olahraga dan Pengembangan Kewirausahaan Sarawak

57 tahun lalu

Seniman Borneo Unjuk Gigi di Ajang Pameran Seni Kontemporer Indonesia ICAD 2024

57 tahun lalu

Beda Suku Dayak dan Banjar, Penduduk Asli di Pulau Kalimantan

57 tahun lalu

Perusahaan Rusia Mundur, Proyek Rel Kereta Api Borneo Senilai Rp53,3 Triliun Batal Dilaksanakan

57 tahun lalu

Mantan Kepala Bappenas Kritik Sejumlah Tokoh yang Menolak Pemindahan IKN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal