4 Helikopter Water Bombing Dikerahkan Padamkan Kebakaran Hutan di Kalsel

Antara
Helikopter BNPB untuk tangani Karhutla di Sumsel (Bambang Irawan/iNews)

Helikopter dioperasikan jika titik api tak bisa dijangkau kendaraan oleh Satgas Darat yang merupakan tim gabungan BPBD Kalsel, Manggala Agni Dinas Kehutanan Kalsel serta Damkar.

Kebakaran lahan yang mulai terjadi dalam satu pekan terakhir, diakui dia sejalan dengan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa Kalsel saat ini mulai memasuki arah ke puncak kemarau sehingga lahan yang kering rawan terbakar.

"Hari ini terpantau ada 32 hotspot. Biasanya jika tak ada hujan, sekitar pukul 11.00 WITA ke atas ada muncul titik api dimana lahan mulai kering dan mudah terbakar," katanya.

Meski begitu, dipastikan Sahruddin kebakaran yang terjadi pasti akibat ulah manusia. Bukan lantaran terbakar dengan sendirinya akibat faktor alam.

"Kita tidak tahu ada kepentingan apa orang membakar. Bisa juga orang tidak sengaja membuang puntung rokok yang masih menyala ke lahan yang kering hingga tertiup angin dan terbakar," katanya.

Terkait terbakarnya lahan di Desa Pandahan, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut yang terus terjadi setiap tahun di musim kemarau, menurut Sahruddin cukup sulit dalam upaya pencegahannya mengingat lahan tidur yang ditumbuhi rumput ilalang.

"Kalau lahan dimanfaatkan untuk perkebunan atau pertanian mungkin bisa terjaga. Sekarang ini yang punya lahan juga tidak memelihara sehingga orang bebas misalnya keluar masuk lahan tidak bisa dikontrol," katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Karhutla Landa 5 Wilayah di Aceh, Polisi Buru Pelaku Pembakaran Hutan

57 tahun lalu

BNPB: Angin Kencang Rusak Belasan Rumah Warga di Klaten

57 tahun lalu

Karhutla di Kutai Barat Kaltim, 1 Hektare Lahan Perkebunan Terbakar

57 tahun lalu

Kendal Waspada Kemarau Ekstrem Dampak Godzilla El Nino, Kekeringan dan Karhutla Mengintai

57 tahun lalu

Karhutla di Nunukan Hanguskan 3 Hektare Lahan, Api Belum Padam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal