"Agenda DPRD tidak terganggu karena memang tidak ada kegiatan sehingga penutupan gedung sepekan tidak ada masalah. Hari Senin depan baru ada agenda rapat paripurna dan semoga aktivitas kembali normal," ucapnya.
Sementara terkait delapan orang positif Covid-19 terdiri atas tiga anggota DPRD dan lima staf sekretariat, sudah menjalani perawatan mandiri di rumah maupun di ruang isolasi yang dikelola Pemprov Kalsel.
"Mereka yang positif terinfeksi tidak memiliki gejala atau OTG sehingga ada yang menjalani isolasi mandiri di rumah. Kemudian ada juga empat staf yang menjalani isolasi di Bapelkes Sungai Besar Banjarbaru," kata Aida.
Dia menambahkan, jika proses sterilisasi dengan cara penyemprotan cairan disinfektan selesai, aktivitas gedung DPRD Banjarbaru akan dibuka kembali dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
"Kami berharap setelah sterilisasi bisa bebas dari virus sehingga aktivitas bisa kembali normal. Tentu saja, protokol kesehatan diterapkan ketat apabila anggota dewan dan staf kembali beraktivitas," ucapnya.