BENGKAYANG, iNews.id - Tim SAR menghentikan pencarian korban longsortambang emas ilegal di Dusun Sencepu, Desa Kinande, Kecamatan Lembah Bawang, Bengkayang, Kalimantan Barat. Penghentian itu dilakukan karena sudah tidak ada tanda-tanda ditemukan korban.
"Pencarian di lokasi sudah tidak ada tanda-tanda ditemukan korban. Hanya barang-barang milik korban seperti linggis, sepatu boot, dan mesin dompeng," kata Komandan Pos SAR Sintete, Zulhijah, Senin (19/9/2022) sore.
Kendati pencarian korban dihentikan, Pos SAR Sintete masih memantau lokasi. Hingga pencarian ditutup, ditemukan 13 orang korban yang terdiri atas 8 orang selamat dan 5 meninggal.
"Bila ada masyarakat yang keluarganya belum kembali kita akan berkoordinasi,' tuturnya.
Longsor di tambang emas tanpa izin atau PETI itu terjadi pada Kamis (15/9/2022). Dugaan awal ada 20 orang yang tertimbun di lokasi.